Jakarta, 10 Juni 2026 – Dalam rangka memperkuat implementasi kebijakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada jenjang pendidikan menengah, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Imran, S.E., M.Si., bersama Kepala UPTD SMAN 1 Mamuju mengikuti Rapat Koordinasi dan Advokasi Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 8 sampai dengan 10 Juni 2026, bertempat di Arosa Hotel Jakarta, dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, kepala satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Rapat koordinasi dan advokasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), khususnya bagi peserta didik yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses layanan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi mengenai kebijakan, regulasi, tata kelola, serta strategi implementasi PJJ yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi terkait arah kebijakan nasional penyelenggaraan PJJ, standar layanan pendidikan, penguatan tata kelola satuan pendidikan penyelenggara PJJ, pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta strategi kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan dalam memperluas akses pendidikan yang bermutu.
Kepala Bidang Pembinaan SMA, Imran, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Provinsi Sulawesi Barat.
"Melalui rapat koordinasi ini, kami memperoleh berbagai informasi dan strategi kebijakan yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan layanan Pendidikan Jarak Jauh di Sulawesi Barat. Diharapkan implementasi PJJ dapat semakin optimal sehingga memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi seluruh peserta didik," ujarnya.
Sementara itu, keikutsertaan Kepala UPTD SMAN 1 Mamuju dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan satuan pendidikan dalam mengimplementasikan model pembelajaran jarak jauh sesuai dengan standar nasional, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi pendidikan melalui inovasi layanan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk semua.